Mari Mampir!

Selamat datang di blog saya. Selamat menikmati menu beragam yang akan mengisi dahaga mu akan ilmu dan rasa lapar mu akan cerita tentang hidup. Jangan dulu meninggalkan meja makan ku sebelum kamu kenyang dan siap melangkah lagi. Salam kebajikan.
Breaking News
recent

Belajar Bahasa Inggris dengan Undercover

 
Undercover
Image from www.amazon.com

Dua Bab dengan belajar daring lumayan cukup melelahkan. Setelah dua kali ulangan harian dan beberapa penugasan, akhirnya saya memutuskan untuk mengajak anak-anak didik saya bermain Undercover. Agak mirip Werewolf, tetapi dengan karakter dan cara bermain yang berbeda, permainan ini sangat cocok untuk kelas Bahasa.

Jika kamu tertarik, kamu bisa mengunduhnya secara bebas biaya melalui Google Playstore atau Apple Store.

 

Siswa bersiap memulai permainan



APA ITU UNDERCOVER

Permainan yang mengandalkan kecerdikan dan ketepatan dalam menebak kata atau peran di luar kelompok di dalam permaian ini sungguh menarik, apalagi dimainkan secara daring dan berkelompok. Ada tiga kategori peran di dalam permainan ini, diantaranya:

Mr White

Peserta yang mendapatkan peran Mr White akan mengetahui perannya karena ketika permainan dimulai, mereka tidak akan mendapatkan kata rahasia. Tugas Mr White adalah untuk dapat menebak kata yang dimiliki oleh Civilians (warga). Mr White harus cerdas dan cekatan mengikuti alur permainan dengan memperkirakan kata-kata yang disebutkan oleh pemain lainnya. Tugas Mr White cukup menantang karena mereka harus mampu menjadi bunglon di antara Mr Black dan Civilians. Mr White menang jika pada akhirnya mampu menebak kata yang dimiliki oleh Civilians dengan tepat ketika waktunya dieliminasi. Jika salah, maka kemenangan bisa berada di tangan Mr Black atau Civilians.

Mr Black

Peserta yang mendapatkan peran Mr Black akan mendapatkan kata yang mirip dengan Civilians sehingga mereka tidak akan mengetahui apakah mereka tim Mr Black atau Civilians. Untuk mengetahui mereka Mr Black ada dua acara: (1) Setelah mereka dieliminasi akan muncul apakah mereka Mr Black atau Civilians dan (2) selama permainan berlangsung, kata petunjuk dari setiap peserta akan semakin meruncing menuju kata yang dimiliki oleh tiap kelompok. Fungsi dari Mr Black adalah sebagai pengecoh permainan karena kata yang dimiliki mirip dengan Civilians. Mr Black menang jika hanya tersisa satu peserta Civilians di dalam permainan.

Civilians

Peserta yang mendapatkan kata dengan paling banyak peserta lainnya adalah Civilians. Tugas Civilians adalah menemukan Mr White dan Mr Black di dalam permainan.


 

MODE LURING (OFFLINE)

Jika sedang berkumpul Bersama keluarga (tetapi harus tetap dengan protokol Kesehatan), maka kamu bisa menggunakan mode satu gawai (Single Phone) dimana semua pemain hanya menggunakan satu gawai sebagai alat permainan. Berbeda dengan mode daring (Multi Phones), mode luring tidak menuliskan kata petunjuk yang nanti hendak diungkapkan oleh setiap pemain, tetapi dengan hanya menyebutkan kata yang dimaksud secara vokal.

 

MODE DARING (ONLINE)

Ini adalah gaya bermain yang saya gunakan karena sekolah masih melaksanakan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) melalui media Zoom. Untuk bermain secara daring, sebagai contoh awal, saya berperan sebagai master of the game alias operator permainan. Tahapan permainannya adalah:

  1. Buka permainan (create new game) dan untuk peserta lainnya masuk ke gabung dalam permainan (Join game).

  2. Kode permainan yang diberikan secara acak akan muncul dan operator membagikan kode permainan pada peserta lainnya.
  3. Satu kelompok bermain maksimal terdiri dari 20 orang sehingga saya harus membagi siswa menjadi dua kelompok dengan menggunakan breakout room. Maka siswa yang berada di ruang dua wajib membuat ruang permainan dengan kode sendiri.
  4. Di awal permainan, setelah siswa semua mendaftarkan namanya, di layar gawai operator akan muncul jumlah Mr. White, Mr. Black (Undercover), dan Civilians. Operator dapat menentukan jumlah masing-masing karakter dari tiga kategori tersebut, tetapi komputer akan memilih secara acak untuk pemain di setiap kategori.
  5. Jika tertarik untuk menambahkan elemen khusus, ada beberapa peran khusus yang dapat kamu tambahkan, diantaranya: (1) The Duelists (dua peserta secara rahasia akan berduel dimana jika salah satu nya tereliminasi akan kehilangan dua poin, sedangkan yang tidak tereliminasi akan mendapatkan tambahan dua poin di akhir permainan), (2) The Lovers (jika salah satu pemain tereliminasi, maka pasangan rahasianya akan ikut tereliminasi), (3) Mr Meme (setiap giliran harus menggunakan bahasa tubuh, tidak menuliskan kata; baiknya diperankan jika dalam mode luring), dan (4) The Revenger (jika satu perserta tereliminasi, maka dia dapat memilih siapa pun untuk ikut tereliminasi).

  6. Ketika permainan dimulai, komputer akan mengacak giliran pertama untuk menggambarkan kata yang dimiliki. Baiknya hanya menuliskan atau menyebutkan satu kata saja. Setelah semua mendapatkan giliran, maka waktunya ronde eliminasi.


  7. Setiap peserta dapat menentukan siapa peserta yang paling dicurigai sebagai Mr White atau Mr Black sesuai dengan kata-kata yang dimunculkan. Dalam pembelajaran Bahasa Inggris, Bahasa pengantar dan yang digunakan selama permainan sebaiknya Bahasa Inggris. Beberapa siswa secara mandiri mencari tahu beberapa kata untuk membantu mereka dalam memberikan petunjuk. Secara tidak langsung, mereka belajar untuk menambahkan pembendaharaan kata sesuai kebutuhan mereka masing-masing.
  8. Permaian akan terus berlanjut hingga apakah Mr White, Mr Black atau Civilians yang menang.

UNTUK MATA PELAJARAN LAIN

Selain di dalam mata pelajaran bahasa Inggris, aplikasi permainan Undercover dapat diaplaikasikan di mata pelajaran lainnya, baik Sains ataupun Sosial. Guru dapat memasukan beberapa kata yang berhubungan dengan istilah yang dipelajari, ambil contoh, Biologi: Fotosintensis; Sosiologi: Konflik, sehingga ketika bermain di kelas sesuai yang diampu, guru mata pelajaran meminta siswa untuk menggambarkan kata yang mendekati kata-kata yang dimaksud. Selain itu, guru pun dapat melihat bagaimana siswa mampu mencari petunjuk yang berhubungan dengan istilah yang dimainkan.

Untuk dapat menambah kata-kata di dalam permainan, 

  1. Setting (gambar gerigi di sebelah kiri bawah),
  2. Personal library, lalu klik tanda tambah (+) di kanan atas layar,
  3. Add pair word, tambahkan dua kata yang saling berhubungan atau mendekati arti satu sama lainnya. Contoh: Strawberry x Raspberry, atau Majelis Permusyawaratan Rakyat x Dewan Perwakilan Rakyat.
  4. Pada saat ingin menggunakan kosa kata yang kita simpan, sebelum membuat permainan, di sebelah kanan atas, ada gambar buku, lalu pilih PERSONAL LIBRARY.  

Permainan ini sebaiknya dilaksanakan ketika target pembelajaran sudah terlaksana. Saya sarankan dimainkan ketika 30 menit terakhir. Jika digunakan sebagai Ice Breaker, menurut saya kurang tepat, karena waktu dan kegiatan yang terjadi tidak bisa pendek. Ini adalah permaian full-time yang cenderung dinikmati untuk rileksasi.

But, well, you know, belajar tidak selalu harus mendengarkan ceramah dan mengerjakan soal kan?

18 comments:

  1. wah boleh juga nih buat permainan bagi guru yang lagi diklat online.Selesai sesi materi di vicon, kasih permainan ini.

    Ntar mau download dan pelajari permainannya ah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan mbak. Hati-hati terhadap manajemen waktunya ya, dimulai dari waktu mengunduh, menjelaskan teknis, hingga bermain. Lebih mudah menerangkan pada siswa dibandingkan orang dewasa hehe

      Delete
  2. Wah seru ya. Kl masih sekolah atau sama kawan2 tentu asik pake aplikasi ini
    Yg penting banyak kuota hhaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa bermain ketika dalam perjalanan (di dalam mobil) menuju air terjun kak.

      Delete
  3. Ini mah cerdas dan milenial banget gurunya. Saya jadi kebayang bagaimana Mas Achdi menjelaskan aturan main game ini kepada anak-anak lewat online. Duh tantangan banget. Kreatif mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anak didik saya langsung bilang, "Mister, mendingan kita langsung praktik saja." Entah mereka bingung atau ingin segera bermain karena waktunya pendek.

      Delete
  4. ASyik sekali kalau belajar dengan cara gini. Anak jadi semangat belajar.
    Saya jadi ingat kalau sudah lama tidak bermain games yang bertujuan menambah kosakata.
    Kayaknya pas juga untuk anak, daripada banyak senggangnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbak, anak-anak bosan juga jika materi nya hanya ceramah dan soal.

      Delete
  5. Aplikasi ini khusus untuk umur berapa ya pak guru?
    Kepengen juga kasih aplikasi mendidik gini buat anak.. seru..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya rasa kelas 4 SD ya minimal. Kosa kata nya pun bisa disesuaikan kebutuhan koq mbak pake PERSONAL LIBRARY.

      Delete
  6. kreatif jg sih bisa dipakai untuk kegiatan belajar mengajar. Permainannya mirip werewolf ya. Duh jd ingat main werewolf sampai jam 4 subuh wkwk

    ReplyDelete
  7. Baru tahu kalau ada game semacam ini yang bisa dipakai untuk belajar. Keknya menarik kalau kemasan pendidikan dibikin game-game semacam ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. dan masih banyak permainan lain yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan mata pelajarannya mas Seno.

      Delete
  8. Aku baru tahu nih aplikasi ini. Seru! Belajar bahasa memang harusnya menyenangkan begini, kan mesti dipraktekkan agar jadi kebiasaan. Dan benar jika belajar tidak selalu harus mendengarkan ceramah dan mengerjakan soal
    Kemarin rapat OTM seangkatan - kelas 10, guru yang diwajibkan ada zoom atau Google Meet "hanya" Matematika..Kalau menurutku harusnya Bahasa Inggris juga. Karena kalau anak-anak hanya nonton atau baca materi akan beda dengan interaksi. Meski anak-anakku sudah les Bahasa Inggris (saat pandemi pakai video call) tapi kalau rame-rame belajar bareng teman pasti akan menyenangkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah jika Bahasa Inggris tidak tatap muka, interaksi bahasa nya bagaimana ya itu?

      Delete
  9. Baru tahu game ini, aku mau unduh biar bisa main dengan anak-anak

    ReplyDelete
  10. wahhh makasih kak info permainan undercover. Weekend ini jadi penasaran main sama keluarga.

    ReplyDelete
  11. Hmm, menarik. Kayaknya bisa dicoba nih permainan ini ama anakku yang kelas 3 SD. Udah mayan sih kosa kata dia...

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan pesan atau komentar yang membangun untuk penulisan/karya yang lebih baik. Terima kasih.

Powered by Blogger.